Selasa, 23 Juli 2019 |
Loading the player...
Selasa, 09 Juli 2019
Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Penunjang Pariwisata di Bukit Piaynemo, Raja Ampat

Kabupaten Raja Ampat di Provinsi Papua Barat merupakan destinasi wisata yang terkenal dengan keindagan gugusan pulau karang dan air lautnya yang jernih, salah satunya adalah Pulau Piaynemo. Dari ibukota Kabupaten Raja Ampat, Waisai, perjalanan ke Piaynemo dapat ditempuh dalam 2 jam perjalanan dengan speed boat atau 5 jam dari Pelabuhan Sorong. 
 
Untuk bisa melihat indahnya pemandangan gugusan pulau karst, para pengunjung harus naik keatas bukit dengan ketinggian 30-40 meter. Trek menuju bukit cukup terjal sehingga wisatawan perlu menggunakan sepatu dan berhati-hati. 

Pada tahun 2018, Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya melakukan penataan kawasan wisata Bukit Piaynemo. Infrastruktur yang dibangun adalah anak tangga menuju puncak bukit, kios suvenir, gardu pandang, rest area, serta tambatan perahu apung dan perahu kayu.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang telah disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah,” jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Dengan dibangunnya anak tangga, meningkatkan kenyamanan wisatawan. Sebanyak 320 anak tangga terbuat dari kayu dibangun menuju puncak bukit sehingga untuk mencapai puncak bukit maka waktu tempuhnya 20 menit.




Selasa, 09 Juli 2019
Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Penunjang Pariwisata di Bukit Piaynemo, Raja Ampat

Kabupaten Raja Ampat di Provinsi Papua Barat merupakan destinasi wisata yang terkenal dengan keindagan gugusan pulau karang dan air lautnya yang jernih, salah satunya adalah Pulau Piaynemo. Dari ibukota Kabupaten Raja Ampat, Waisai, perjalanan ke Piaynemo dapat ditempuh dalam 2 jam perjalanan dengan speed boat atau 5 jam dari Pelabuhan Sorong. 
 
Untuk bisa melihat indahnya pemandangan gugusan pulau karst, para pengunjung harus naik keatas bukit dengan ketinggian 30-40 meter. Trek menuju bukit cukup terjal sehingga wisatawan perlu menggunakan sepatu dan berhati-hati. 

Pada tahun 2018, Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya melakukan penataan kawasan wisata Bukit Piaynemo. Infrastruktur yang dibangun adalah anak tangga menuju puncak bukit, kios suvenir, gardu pandang, rest area, serta tambatan perahu apung dan perahu kayu.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang telah disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah,” jelas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Dengan dibangunnya anak tangga, meningkatkan kenyamanan wisatawan. Sebanyak 320 anak tangga terbuat dari kayu dibangun menuju puncak bukit sehingga untuk mencapai puncak bukit maka waktu tempuhnya 20 menit.




Video Terkait
Video Terkait
Kerjasama Pengembangan Infrastruktur PUPR antara I...
Selasa, 09 Juli 2019

Kerjasama Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) dalam bidang infrastruktur terus diperluas dan diperkuat. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakya... Selengkapnya »

Tarif Tol Pasuruan – Probolinggo Akan Diberlakuk...
Selasa, 09 Juli 2019

Tarif Tol Pasuruan – Probolinggo (Paspro) Seksi I – III (IC Grati – IC Probolinggo Timur) sepanjang 31,7 Km akan mulai diberlakukan pada Rabu... Selengkapnya »

Kementerian PUPR Bangun IPLT Madurejo Layani 50.00...
Selasa, 09 Juli 2019

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong dan mendukung Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pelayanan sanitasi sebaga... Selengkapnya »

Menteri Basuki Dorong Pembentukan Pusat Penelitian...
Selasa, 09 Juli 2019

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang juga Wakil Ketua High-Level Experts and Leaders Panel (HELP) on Water an... Selengkapnya »