Kamis, 13 Desember 2018 |
Loading the player...
Jumat, 05 Oktober 2018
Kementerian PUPR Bangun Rumah Tahan Gempa untuk Warga Lombok

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun fasilitas umum dan sosial serta perumahan untuk masyarakat korban gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pihak Kementerian PUPR menjamin seluruh bangunan yang dikerjakan tahan gempa. Kementerian PUPR kebut pembangunan sekolah, rumah sakit, dan puskesmas di Lombok Utara. Wilayah ini dipilih karena menjadi wilayah yang mengalami dampak gempa bumi terparah. Proses pengerjaan telah mencapai 70 hingga 90 persen rampung dan tinggal melewati proses akhir berupa pemasangan panel dinding dan juga atap bangunan. Pembangunan dikawasan gempa ini juga menjadi proyek percontohan pembangunan Risha atau rumah instan sederhana dan nyaman. “Risha ini penemuan PUPR yang terbukti tahan gempa. Risha ini hanya strukturnya saja. Untuk atap, lantai dan dindingnya tergantung masyarakat,” kata Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Achmad Gani Gazali Akman. Selain tahan gempa, Risha juga dinilai lebih ekonomis karena berbiaya sangat murah. Untuk satu rangka dasar Risha biayanya sangat murah yakni antara Rp 23 juta hingga Rp 25 juta. Rencananya ada 100 ribu Risha serta sejumlah fasilitas sosial bagi warga korban gempa akan dibangun Kementerian PUPR di empat wilayah kabupaten kota, di Pulau Lombok, yakni Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Kota Mataram.




Jumat, 05 Oktober 2018
Kementerian PUPR Bangun Rumah Tahan Gempa untuk Warga Lombok

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun fasilitas umum dan sosial serta perumahan untuk masyarakat korban gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pihak Kementerian PUPR menjamin seluruh bangunan yang dikerjakan tahan gempa. Kementerian PUPR kebut pembangunan sekolah, rumah sakit, dan puskesmas di Lombok Utara. Wilayah ini dipilih karena menjadi wilayah yang mengalami dampak gempa bumi terparah. Proses pengerjaan telah mencapai 70 hingga 90 persen rampung dan tinggal melewati proses akhir berupa pemasangan panel dinding dan juga atap bangunan. Pembangunan dikawasan gempa ini juga menjadi proyek percontohan pembangunan Risha atau rumah instan sederhana dan nyaman. “Risha ini penemuan PUPR yang terbukti tahan gempa. Risha ini hanya strukturnya saja. Untuk atap, lantai dan dindingnya tergantung masyarakat,” kata Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Keterpaduan Achmad Gani Gazali Akman. Selain tahan gempa, Risha juga dinilai lebih ekonomis karena berbiaya sangat murah. Untuk satu rangka dasar Risha biayanya sangat murah yakni antara Rp 23 juta hingga Rp 25 juta. Rencananya ada 100 ribu Risha serta sejumlah fasilitas sosial bagi warga korban gempa akan dibangun Kementerian PUPR di empat wilayah kabupaten kota, di Pulau Lombok, yakni Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Kota Mataram.




Video Terkait
Video Terkait
Sepeda santai warnai Hari Bakti Pu ke 73
Jumat, 30 November 2018

Memperingati Hari Bakti PU ke-73 tahun 2018, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar kegiatan sepeda san... Selengkapnya »

KAPSUL WAKTU MERAUKE 2018
Selasa, 13 November 2018

Pesan dan harapan anak indonesia dalam 70 tahun kedepan

Selengkapnya »

KAPSUL WAKTU MERAUKE 2018
Selasa, 13 November 2018
Insinyur Muda PUPR Kembali Diberangkatkan
Selasa, 13 November 2018

Sebanyak 96 orang insinyur muda para CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dib... Selengkapnya »

Kementerian PUPR mendukung Pemanfaatan Baja Nasion...
Selasa, 13 November 2018

Pembangunan infrastruktur yang masif turut menggerakan sektor industri material konstruksi produksi dalam negeri, seperti beton p... Selengkapnya »